TUTORIAL

CNT-121-DH-TSM

Tip Memunculkan File

33.jpg

34.jpg

35.jpg

Perkembangan virus komputer terus saja meningkat. Trik virus untuk menginveksi targetnya sudah bermacam-macam. Salah satunya dengan cara menyamar menjadi file atau folder. Memang cara ini sudah tidak asing lagi, tapi cukup efektif untuk menularkan virus. Banyak virus buatan anak negeri yang melakukan penularannya dengan cara seperti itu. Programmer virus ini benar-benar sangat memahami sifat orang Indonesia yang selalu terburu-buru, sok tahu dan tidak hati-hati. Padahal kalau kita cukup hati-hati bahkan setengah hati-hatipun semestinya kita sudah tahu bahwa file atau folder yang akan kita buka tersebut adalah virus. Sehingga cukup dengan tombol DELETE, komputer kita sudah aman dari serangan virus, tidak perlu anti virus yang harganya cukup mahal atau menambah dosa dengan memasang anti virus bajakan.

Cara kita untuk mengetahui apakah file atau folder yang akan kita buka itu virus atau bukan salah satunya dengan cara melihat extension-nya, yang lainnya tentu saja dengan melihat ukuran (size) file/folder. Kalau kita melihat banyak file atau folder yang mempunyai size yang sama, misalnya 16 kb, kita harus sudah hati-hati. Keputusan yang paling baik adalah jangan dulu membuka file atau folder tsb., konsultasikan pada orang yang cukup tahu, kalau tidak ada yang bisa di ajak konsultasi pilihan untuk menghapus file atau folder tersebut adalah yang paling bijaksana dari pada terinveksi yang mengharuskan program diinstall ulang. Virus-virus ini biasanya menyebar dengan media perantaranya disket atau flashdisk.

Sedia payung sebelum hujan, peribahasa itu tepat sekali kita jalankan. Oleh karena itu dari mulai sekarang biasakan extension file dimunculkan/diperlihatkan, karena secara default (bawaan Windows) extension ini tidak diperlihatkan, hal ini dengan cerdas dimanfaatkan oleh para programmer virus untuk mengelabui kita. Apa itu extension? (….ini pertanyaan pemula banget). Extension adalah huruf atau angka yang berada di belakang nama file, misalnya : latihan.doc; index.html; coba.dwg atau setup.exe (doc, html, dwg, exe adalah extension). Tujuan di perlihatkan untuk apa….???. tentu saja untuk memilah (mem-filter) mana file/folder yang benar, mana yang virus. Apa gak aneh kalau kita lihat file yang mempunyai icon (lambang) Microsoft Word yang seharusnya ber-extension DOC tapi ini ber-extension EXE atau ada folder yang mempunyai extension padahal yang namanya folder mau di Indonesia mau di Amerika atau dimana saja kagak ada extensionnya (biasanya virus memberi extension EXE atau SCR pada folder).

Cara untuk merubah setingan default windows supaya extension file telihat, yaitu :

  1. Double click My Computer untuk membukanya.
  2. Setelah jendela My Computer terbuka, klik menu Tools kemudian klik Folder Options….
  3. Pada jendela Folder Option klik Tab View, dan hilangkan tanda centang pada Hide extensions for known file types
  4. Klik Ok untuk menutup kota Folder Option

Dan sekarang sudah terlihat semua extension pada seluruh file. Kalau pada langkah ke-2 ternyata Folder Option…. tidak ada, sudah selayaknya saya mengucapkan selamat kepada programmer virus yang sudah sukses mengelabui Anda, kemungkinan besar komputer sudah terinveksi virus (kecuali ada orang disekitar Anda yang cukup lihai mengutak-atik REGSITRY WINDOWS, dia patut dicurigai sudah menghilangkan menu Folder Option…tapi hal ini jarang terjadi). Sekarang pilihan ada di tangan Anda : basmi virusnya atau install ulang

Kasus yang sering penulis temukan pada komputer yang sudah terinveksi virus adalah hilangnya file atau folder yang asli, biarpun komputernya sudah steril dari virus. Kasus ini bisa ditemukan juga pada flashdisk. Bagaimana cara memunculkan lagi file atau folder yang tidak kelihatan lagi…? (yang biasanya bukan cuma di-hidden tapi super hidden), sehingga mengutak-atik Folder Option…pun tidak ada gunanya.

Cara untuk memunculkan lagi file atau folder yang di super hidden, adalah :

  1. Klik tombol Start
  2. Klik Run…
  3. Ketik cmd, kemudian tekan tombol Ok
  4. Muncul tampilan seperti layar DOS (jaman dulu)
  5. Pada layar terlihat prompt C:\Documents and Setting\xxxxx>
  6. Arahkan pada drive yang akan dimunculkan file/foldernya, misalnya drive D caranya ketik pada C:\Documents and Setting\xxxxx>D: kemudian tekan ENTER
  7. Muncul prompt D:\
  8. Ketik pada prompt D:\attrib –s –h *.* /s /d kemudian tekan enter (kalau tidak ngerti apa itu –s atau /s ketik D:\attrib /? kemudian tekan enter)
  9. Tunggu beberapa saat sampai muncul lagi prompt D:\
  10. Kalau sudah muncul prompt D:\ berarti tugas kita sudah selesai, tinggal tutup jendela DOS dengan mengklik tanda X atau ketik exit dan tekan enter.
  11. Jangan meng-attrib drive C secara keseluruhan karena di jamin tidak akan berhasil. Drive C sudah di protect oleh Windows. Hanya folder-folder tertentu saja yang bisa di-attrib pada drive C.

Semoga bermanfaat buat semua……………………….

DOWNLOAD

15 November 2007 - Posted by | Komputer

3 Komentar »

  1. bagimana jika kita terhidden system? tlng jwbnnya dikirim di email saya trm ksh

    Komentar oleh hamidi | 27 Desember 2007 | Balas

  2. mau tanya misalnya kita mau mencari file yang disembunyikan Virus pada Flash disk kita..tapi flash disknya letaknya di drive I gimana caranya????

    Komentar oleh Helio | 10 Maret 2008 | Balas

  3. Kalo flshdisk letaknya di drive I, pada prompt seperti ini: C:\Documents and Setting\xxxxx> ketik aja langsung I (C:\Documents and Setting\xxxxx>I) kemudian enter atau bisa langsung ketik : C:\Documents and Setting\xxxxx>attrib I: –s –h *.* /s /d kemudian tekan enter.

    Komentar oleh Dadan | 13 Maret 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: